SLB Puspa Melati Padukuhan Pudak Semarakkan Hari Jadi DIY ke-271 Bertema “Mulat Sarira, Jumangkah Jantraning Laku”
- Feb 13, 2026
- Jabrick
Padukuhan Pudak tampak semarak saat SLB Puspa Melati menggelar kirab budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta ke-271. Kirab ini mengusung tema “Mulat Sarira, Jumangkah Jantraning Laku”, sebuah filosofi Jawa yang mengajak setiap pribadi untuk mawas diri sebelum melangkah dalam setiap tindakan.
Para siswa mengenakan busana adat Jawa lengkap dengan blangkon dan caping, berjalan mengelilingi wilayah Padukuhan Pudak didampingi para guru. Spanduk bertema Hari Jadi DIY turut dibawa di barisan depan, menjadi penanda semangat partisipasi sarana sekaligus edukasi budaya bagi masyarakat.
Tema Mulat Sarira mengandung makna refleksi diri—melihat ke dalam, memahami kekuatan dan keterbatasan diri. Sementara Jumangkah Jantraning Laku bermaksud melangkah dengan perilaku yang baik, terarah, dan bermanfaat bagi sesama. Nilai ini selaras dengan proses pendidikan di SLB Puspa Melati yang menanamkan kemandirian, kepercayaan diri, dan akhlak mulia kepada para siswa.
Antusiasme warga yang menyaksikan di sepanjang rute kirab menambah semangat peserta. Kegiatan ini bukan sekedar perayaan, namun juga menjadi pembelajaran nyata tentang pelestarian budaya, kebersamaan, serta ruang inklusif di tengah masyarakat.
Melalui kirab budaya ini, SLB Puspa Melati menunjukkan bahwa semangat mencintai budaya dan memaknai filosofi kehidupan dapat tumbuh dari siapa saja, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus yang dengan penuh keceriaan ikut memeriahkan Hari Jadi DIY di Padukuhan Pudak.